Posted January 16, 2012 by admin in Berita

ITB Gelar Kompetisi Teknik Industri Universitas se-Asia Tenggara

BANDUNG, itb.ac.id – Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (MTI) ITB kembali mengadakan Industrial Engineering Competition (IECOM) 2012 yang ke-5. Acara kompetisi ini diselenggarakan di Kampus ITB pada 14-20 Januari 2012. Selain 10 universitas dari Indonesia, kompetisi ini juga diikuti oleh lima universitas dari Filipina dan Thailand.

Bertema besar “Innovating and Integrating”, kompetisi ini berbeda dari kompetisi tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan yang menariknya ialah, subjek yang dilombakan merupakan perusahaan jasa PT XL Axiata dan PT Angkasa Pura II. Pasalnya, sampai saat ini citra Program Studi Teknik Industri selalu lekat dengan sektor manufaktur.

“Kompetisi ini juga merupakan pembuktian bahwa teknik industri juga memiliki kapabilitas dan kompetensi untuk menangani sektor jasa. Bedanya, kami memulai dari desain dan perencanaan,” kata Ketua Program Studi Teknik Industri ITB, Ari Samadhi, Sabtu (14/01/12).

Salah satu kegiatan yang dilombakan adalah merancang mekanisme penanganan penumpang untuk Terminal I Bandara Soekarno-Hatta. Ketua panitia kompetisi, Mukhamad Ikhsan (Teknik Industri 2008), mengatakan bahwa Terminal I berbeda dengan terminal lain karena terdapat banyak penerbangan murah sehingga lebih menumpuk dari yang lain. Diharapkan peserta bisa menghasilkan solusi manajemen bandara yang lebih baik.

Sumber: Kompas.com

BANDUNG, itb.ac.id – Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (MTI) ITB kembali mengadakan Industrial Engineering Competition (IECOM) 2012 yang ke-5. Acara kompetisi ini diselenggarakan di Kampus ITB pada 14-20 Januari 2012. Selain 10 universitas dari Indonesia, kompetisi ini juga diikuti oleh lima universitas dari Filipina dan Thailand.

Bertema besar “Innovating and Integrating”, kompetisi ini berbeda dari kompetisi tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan yang menariknya ialah, subjek yang dilombakan merupakan perusahaan jasa PT XL Axiata dan PT Angkasa Pura II. Pasalnya, sampai saat ini citra Program Studi Teknik Industri selalu lekat dengan sektor manufaktur.

“Kompetisi ini juga merupakan pembuktian bahwa teknik industri juga memiliki kapabilitas dan kompetensi untuk menangani sektor jasa. Bedanya, kami memulai dari desain dan perencanaan,” kata Ketua Program Studi Teknik Industri ITB, Ari Samadhi, Sabtu (14/01/12).

Salah satu kegiatan yang dilombakan adalah merancang mekanisme penanganan penumpang untuk Terminal I Bandara Soekarno-Hatta. Ketua panitia kompetisi, Mukhamad Ikhsan (Teknik Industri 2008), mengatakan bahwa Terminal I berbeda dengan terminal lain karena terdapat banyak penerbangan murah sehingga lebih menumpuk dari yang lain. Diharapkan peserta bisa menghasilkan solusi manajemen bandara yang lebih baik.

Sumber: Kompas.com