Program Studi Sarjana Manajemen Rekayasa Industri

Program Manajemen Rekayasa adalah hasil dari proses pertumbuhan yang telah dikembangkan di Departemen Teknik Industri sejak lama. Pada awalnya, program ini dimulai dengan pemberian mata kuliah pilihan, kemudian ke jalur pilihan Manajemen Industri dalam Sarjana Teknik Industri pada tahun 1998. Sehubungan dengan pengembangan kurikulum di berbagai perguruan tinggi teknik di persyaratan internasional dan nasional, dan juga oleh ketersediaan keahlian dan kompetensi dosen dan fasilitas / laboratorium, kemudian di Departemen Teknik Industri didirikan Program Studi Manajemen Rekayasa sebagai Program terpisah.

Pada pertengahan 2005, Ketua Jurusan Teknik Industri membentuk satuan tugas untuk persiapan mendirikan Program baru bernama Manajemen Industri. Tim ini menghasilkan draft pembentukan awal dari Program Manajemen Industri Study. Laporan dari gugus tugas ini kemudian digunakan sebagai acuan untuk satgas berikut dibentuk oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) pada pertengahan tahun 2006.

Gugus tugas baru yang dibentuk oleh Dekan FTI diberi tugas untuk mengembangkan program studi baru di FTI, guna mengantisipasi kebutuhan pembangunan Indonesia, di mana ada kebutuhan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha baru dan memperbaharui perusahaan untuk mempercepat Indonesia untuk mengatasi krisis ekonomi yang berkepanjangan. Dengan tugas ini memaksa program studi telah disesuaikan namanya sesuai dengan referensi yang ada ke ABET (Dewan Akreditasi untuk Engineering dan Teknologi), program studi: Manajemen Rekayasa.

Studi Program Manajemen Rekayasa dan Teknik Program Studi Industri adalah program sarjana yang melengkapi satu sama lain. Keduanya disiplin yang memiliki akar dalam ilmu teknik dan menggunakan pendekatan yang sama, sistem pendekatan. Perbedaannya adalah dalam fokus dalam teknologi siklus hidup, di mana manajemen rekayasa lebih difokuskan pada tahap engineering dari suatu inovasi, sementara teknik industri lebih difokuskan pada tahap produksi atau operasi inovasi tersebut. ITB diberikan pembentukan Program pada tahun 2010 dengan Program Study nama Manajemen Rekayasa. Asupan pertama adalah dari siswa yang ada dari Teknik Program Studi Industri dan pada waktu itu ada 40 (empat puluh) mahasiswa di tahun ke-2 dari Program Studi Teknik Industri mentransfer Studi untuk Program Studi Manajemen Rekayasa. Lulusan pertama adalah Juli 2013 di mana 3 (tiga) siswa lulus. Sampai hari wisuda Oktober 2014, ada 63 (63) siswa lulus dari Program.